jump to navigation

KOMPOR GAS BERBAHAN BAKAR AIR November 3, 2008

Posted by hiddenato in ide gila.
Tags:
trackback

Pendahuluan

Terus terang ide kompor gas berbahan bakar air ini terbayang setelah browsing
di internet khususnya di www.youtube.com
yaitu video yang membahas tentang hidrogen. Selain itu naiknya harga minyak
tanah akibat konversi gas yang dilakukan secara amburadul membuat banyak rakyat
menderita karena kelangkaan serta mahalnya harga minyak tanah. bayangkan saja
didaerah yang sudah dilakukan konversi minyak tanah ke gas, harga minyak tanah
menjadi sekitar Rp.8000/liter. tp anehnya harga gas elpiji 3kg hasil konversi yang
seharusnya menjadi solusi malah ikut-ikutan naik, ditingkat pengecer harganya
mencapai Rp.20.000. Sementara didaerah yang belum dilakukan konversi minyak
tanah ke gas terjadi kelangkaan minyak tanah karena ulah oportunis yang
mengambil untung besar ditengah kekacauan dengan cara menyelundupkan minyak
tanah bersubsidi yang dibeli seharga Rp.3500/Liter di daerah yang belum
dilakukan konversi untuk kemudian dijual di daerah yang telah dilakukan konversi seharga
Rp.7000. otomatis didaerah yang belum di konversi tersebut terjadi kelangkaan
dan antrian panjang untuk mendapatkan minyak tanah sehingga banyak rakyat yang
menderita. 

Munculnya ide

Dengan semakin sulitnya mendapatkan gas dan minyak tanah maka saya berfikir
untuk mencari energi alternatif yang bisa digunakan untuk memasak. Salah satu
ide yang langsung terpikir  tanpa harus berpikir adalah dengan menggunakan kayu
bakar, “hahaha… kembali kejaman primtif nih”. tapi itu adalah ide yang sama
sekali tidak menyelesaikan masalah. Tapi akhirnya terpikir untuk menggunakan
kompor listrik saja karena alat ini praktis dan tidak perlu antri untuk
mendapatkan bahan bakarnya. namun ternyata kenyataan berkata lain, listrik itu itu
mahal sangat mahal kalo akan di konversi ke bentuk energi lain seperti energi
panas maka jatuhnya  akan lebih mahal  daripada menggunakan gas ataupun minyak
tanah.

Hidrogen zat yang mudah terbakar

hidrogen adalah gas diatomik yang sangat mudah terbakar dan unsur yang sangat
melimpah di muka bumi, namun memerlukan proses panjang untuk memperolehnya.
salah satu cara untuk memperolehnya adalah dengan cara elektrolisis.

Nah dari sini lah ide berawal…

Kompor gas..? kompor listrik..? atau kompor air..?

Silahkan jawab sendiri….



Skema diagram kompor listrik+ air

Cara kerja??

Arus listrik yang mengalir melalui kabel dan
diteruskan ke elektroda yang berada didalam air menimbulkan proses elektrolisasi,
dari proses ini menghasilkan gas hidrogen yang masih bercampur dengan uap air
diteruskan melalui pipa kebagian diferensiator untuk proses pemisahan uap dan
hidrogen, hidrogen ini ditampung ke tabung gas untuk kemudian disalurkan ke
kompor gas melalui sebuah regulator dan selang. dan kompor gas pun bisa menyala…

kesimpulan nya kompor ini adalah kompor berteknologi hybrid yang menggunaka energi listrik sebagai pemicu proses elektrolisasi, berbeda dengan kompor listrik konvensional yang langsung mengubah energi listrik menjadi panas, kompor ini menggunakan energi listrik untuk memperoleh hidrogen dari air dan hidrogen inilah yang digunakan untuk proses pembakaran sehingga bisa menjadi api untuk memasak.

Namun semua itu baru cuma konsep yang terpikir butuh waktu dan biaya untuk bisa merealisasikannya serta belum bisa diambil kesimpulan yang pasti perbandingan efisiensi yang bisa tercapai apabila menggunakan teknologi seperti yang saya jelaskan tadi. Tapi sampai saat ini saya masih melakukan beberapa percobaan untuk memperoleh hidrogen dari air dengan cara yang lebih  efisien demi kesejahteraan masyarakat agar terbebas dari krisis energi.

“Banyak orang yang bisa dan senang bermimpi, akan tetapi cuma sedikit orang yang mau berusaha keras dan berjuang untuk mewujudkan impiannya”

“Berusahalah.. berdoalah…”

“Allah telah berfirman, bahwa Dia tidak akan merubah nasib suatu kaum selama kaum tsb tidak berusaha merubahnya sendiri”

 

About these ads

Komentar»

1. adimm - Desember 30, 2008

Btw.. beneran nih????
Kira2 ap yg yg menjadi saran dari anda spy waktu nyoba ni ide gk trjd sesuatu yg tidak diinginkan contohnya LEDAKAN?

2. hiddenato - Januari 6, 2009

kuncinya adalah ketelitian, .. gunakan selang yang masih layak untuk digunakan, perhatikan sambungan2 jangan sampai ada kebocoran, karena dari kebocoran inilah salah satu penyebab utama terjadinya ledakan pada kompor bertenaga gas ataupun hidrogen.

3. Tommy - Februari 1, 2009

dibanding LPG, HHO (Hidrogen + oksigen) daya bakar dan ledaknya lebih besar.Jika tak hati-hati bahayanya besar, bisa2 malah alat masaknya hancur.Saya pun sedang membuat prototype kompor hidrogen.Tapi besaran daya listrik dan volume gasnya belum dapat yang aman.Mungkin kita bisa diskusi agar dapat solusinya.

4. hhidenato - Februari 2, 2009

ok mas tommy, semoga kita bisa saling bertukar informasi tentang kompor hidrogen ini. karena menurut saya, HHO ini adalah energi masa depan yg patut untuk di kembangkan. namun sampai saat inipun saya sendiri masih menemukan kesulitan untuk menemukan besaran energi listrik yg seminimal mungkin untuk dapat menghasilkan hidrogen ini.

5. tommy - Februari 2, 2009

Ok. Saya punya beberapa ide/saran. Saya boleh minta email anda.
Langsung saja kirim ke email saya.Kita mulai proyek prototype kompor hidrogennya. Semoga berhasil.

6. hiddenato - Februari 6, 2009

boleh,.. email saya hadesjulian@yahoo.com

7. tmhudd1 - Februari 18, 2009

aku dah dapat kisaran aman power supplynya.
12 volt
10 ampere
Gimana bos, udah dicoba lum?

8. hiddenato - Februari 19, 2009

Thx atas support yang anda berikan…

udah sy coba, dan lumayan berhasil..
yang sedang saya pikirkan saat ini adalah bagaimana caranya dengan tegangan 12 dan arus kurang dari 1A itu bisa terjadi proses elektrolisasi. Apakah mungkin jika di berikan tegangan dan arus sebesar itu tapi dengan menggunakan frekwensi tinggi misalkan 1Mhz atau 1 Ghz bisa terjadi proses elektrolisasi????

Karena jika dengan cara demikian bisa berhasil, saya yakin efisiensi dari alat ini akan tinggi sekali karena menggunakan daya listrik yang kecil tapi menghasilkan energi yang besar.

9. tmhudd1 - Februari 19, 2009

Saya dulu dah pernah coba dg 12 v 0,5 ampere.
Hasilnya seperti gelembung minuman soda. Kecil sekali hasilnya.
Yang 12 volt 10 ampere itu apa sudah dicoba dibakar?
Kira kira bagus tidak menurutmu hasilnya/sudah layak jadi kompor?

10. trihandoyo - Maret 5, 2009

sumber teg 12 volt dc dr aki ditambah inverter dc ke ac menjd 220 volt arus ac untuk membantu proses elektrolisis, kayaknya bayangan sy itu…jd dg inverter apakah bisa memecahkan persoalan energi pemicu utk hasilkn gas h yg banyak lewat proses elektrolisis td….ok,coba aja!

11. hiddenato - Maret 5, 2009

dengan teg 12V 10A saya sudah coba bakar. hasilnya lumayan. tp belum terlalu stabil….

12. trihandoyo - Maret 5, 2009

inverter disini untuk membantu dlm ketersediaan daya yg besar,dg mengubah 12 v dc aki mjd 220 v arus ac,….energi pd aki dpt di isi lewat kincir angin,solar cell,kincir air/micro hydro….jd energi dr alam semua,tdk keluar biaya untuk mendptkan energi kompor ber bb air ini…nih sy dah coba,….inverter sy coba dg UPS punya komputer,aki motor/mobil trserah..ok,hati teg dr inverter,dah prnah kena deh sy…ok.berani coba?

13. hiddenato - Maret 5, 2009

Hmm… Inverter yah……
Boleh juga……

kira2 ada ga yang udah pernah coba dengan menggunakan inverter itu??
Jadi penasaran…

Thx..

14. sukiman - Maret 9, 2009

kalau dilihat di gambar untuk air, apa ada zat tambahan ? seperti soda sebagai katalisatornya, atau hanya air murni saja ?

15. Habib Hamidy - Maret 18, 2009

permisi mas hiddenato…
saya saat ini juga sdg melakukan penelitian mengenai eksperimen anda… kemaren saya pernah bereksperimen… menggunakan accu (12 volt 65 ampere) dan untuk masih cukup lama untuk mengumpulkan gas H nya.
saya mau tanya:
1. apa efek jika volt, ampere, watt semakin tinggi?
2. apa harus menggunakan deferensiator?
3. apa saja yang harus diisikan dalam tabung deferensiator?
4. untuk tabung hidrogen menggunakan material apa?
5 Terakhir… apa dari kompor bisa memijarkan api seperti kompor pada umunya?
karena waktu kmren saya eksperimen… saya menggunakan botol aqua untuk menimbun hidrogen.. dan hasilnya botol tersebut robek dan meledak…
mungkin bisa beri saya masukan… terimakasih mas…

habib.

16. hiddenato - Maret 19, 2009

Mas Sukiman..
kebetulan saya tidak menggunakan zat tambahan lain selain air, jadi yang saya masukan ke tabung elektrolis adalah air biasa. nah jika ada teman2 yang punya pengalaman mengenai campuran atau zat apa yang bisa kita campurkan kedalam air itu untuk mempermudah atau memperbanyak jumlah gas yang dihasilkan silahkan berbagi pengalaman disini…….

17. hiddenato - Maret 19, 2009

Salam kenal dari saya……

Begini mas, saat ini saya sendiri masih banyak melakukan percobaan dan masih belum menemukan titik yang saya anggap sempurna untuk hal kompor hidrogen ini.
Adapun beberapa pertanyaan yg saat ini bisa saya jawab(walaupun belum tentu benar adanya)adalah
1.Jika daya atau arus yang mengalir dalam proses elektrolisasi ini semakin besar maka akan semakin banyak pula jumlah elektron yang bergerak melewati air sehingga akan semakin cepat dan semakin banyak pula gas hidrogen yg dihasilkan.
2.Fungsi diferensiator disini adalah untuk memisahkan antara uap air dan gas hidrogen itu sendiri, Hal ini diperlukan untuk menjamin bahwa gas hidrogen yg kita peroleh tidak tercampur dengan uap air karena uap air tersebut akan terkumpul pada diferensiator yang berisi air tersebut tersebut.
3.Isi dari tabung diferensiator adalah air biasa yang digunakan untuk menjebak uap air yang mengalir bersama gas hidrogen agar molekul uap air tersebut berubah menjadi air. sedangkan gas hidrogennya bisa mengalir tanpa terkontaminasi uap air.
4.Untuk material tabung penampung/penimbun hidrogen yang saya anggap aman adalah tabung berbahan besi atau baja seperti halnya tabung untuk gas elpiji. dalam hal ini bisa saja menggunakan tabung kompor gas minyak tanah yang biasa digunakan oleh tukang baso atau tukang gorengan dengan sedikit modifikasi tentunya.
5.Jika jumlah gas yang dihasilkan dari proses elektrolisasi tersebut cukup dan stabil otomatis akan menghasilkan nyala apai yang bagus, namun untuk mencapai hal itu perlu trik-trik khusus yang baru akan kita ketahui setelah melakukan percobaan dan salah satunya adalah dengan mengunakan diferensiator tersebut.

Nah untuk sementara sekian dulu jawaban dari saya, dan sebelumnya saya minta maaf kalo memang jawaban saya ini keliru atau kurang tepat mohon di ralat. Dan saya pun mengharapkan saran dan masukan dari rekan-rekan sekalian yang tertarik dengan proyek hidrogen ini.

Terima kasih…

18. tri handoyo - Maret 20, 2009

Mas hiddenato,
saya kemarin ketemu hydrogen gas generator,prinsipnya jg dg elektrolisis,tp disini hydrogen gas generator menggunakan dua ember besar dan kecil,ember kecil dimasukan telungkup,dilubangi pd bag bawahnya dimasukan dlm ember besar dan larutan yg dipakai air+KOH/soda kue…terus untuk mempercepat proses terbentuknya gas hydrogen,elektrode dihubungkan ke fly back tv/coil motor….tegangan 3000 volt,untuk pemicu menggunakan inverter dari ballast elektronik bekas lampu XL,karena disini diperlukan frekunsi tinggi untuk hasilkan gas hydrogen pada elektrode.sumber tegangan 220 v AC….OK,met coba

19. hiddenato - Maret 21, 2009

wow.. ide bagus tuh, patut dicoba….
Sepertinya untuk membuat kompor hidrogen ini memang membutuhkan rekayasa dan trik-trik khusus dalam hal kelistrikannya agar bisa menghasilkan gas yang cukup stabil dan efisiensi energi input dan outputnya lebih bisa diandalkan..
Energi input adalah listrik yang digunakan untukmelakukan proses elektrolisasi, Sedangkan energi output adalah gas hidrogen itu sendiri.
jadi kalo energi input yg dibutuhkan jauh lebih besar dari ada energi output yag dihasilkan,itu sama saja lebih besar pasak dari pada tiang..
Nah yang saat ini harus kita pikirkan adalah bagaimana dengan daya listrik yang kecil tapi bisa menghasilkan jumlah gas yang banyak dan salah satu caranya mugkin adalah dengan cara seperti diatas..
patut dicoba…

20. hendra - April 21, 2009

Artikel yang sangat bagus nih,
Saya mo tanya, apakah hasil gas hidrogen itu bertekan?
Untuk tegangan yang di gunakan yang baik AC/DC?
Sedikit masukan saja, bukannya arusnya itu tergantung dari hambatannya (I=V/R), R disini adalah air itu sendiri. Saya sendiri belum tau betul tentang karakter air disini, apakah hambatan (R) dalam air itu konstan atau tidak. Thanks

21. rizky sidik - April 25, 2009

salam hormat….
aku msh awan dengan beginian,aku salut sm sampean2…
ada yg kutanyakan,apakah elektrolisis dan diferensiator itu ada yg jual?

22. hiddenato - April 25, 2009

Terima Kasih Mas Rizki…
Untuk membuat elektrolisis bisa dibuat dengan bahan yg sangat sederhana, contohnya menggunakan 2 buah sendok logam yg berkualitas bagus yang mana dikedua ujung sendok tersebut di sambungkan ke sebuah kabel. Tapi jangan sampai kedua sendok itu bersentuhan(bahaya!!!), berikan lah jarak secukupnya. biarkanlah arus listrik mengalir dari kabel menuju sendok kemudian melewati air dan masuk lagi ke sendok yg satunya.
Diferensiator adalah alat untuk memisahkan antara air dan uap air. adapun cara pembuatannya sangatlah sederhana, untuk permulaan bisa menggunakan botol air mineral atau kaleng namun untuk tujuan yg lebih serius haruslah menggunakan bahan yang lebih kuat agar tidak meledak.

23. hiddenato - April 25, 2009

Mas hendra
Arus yang mengalir memang tergantung dari resistansi media yang dilalui oleh arus listrik itu sendiri, (I=V/R) memanglah benar adanya.
Misal.
Rair=100ohm
V=220V
maka arus yang mengalir melewati air adalah 2.2 Ampere.
Nah itu jika tahanan air itu 100ohm. tapi jika kurang dari itu maka arus yang dibutuhkan akan jauh lebih besar lagi. untuk itu kita wajib menyediakan supply arus minimum 10A. Yang harus dibedakan disini adalah Arus yang mengalir melewati air dan arus yang sanggup dialirkan oleh power supply itu sendiri.
Sedangkan nilai resistansi air itu sangat bergantung kepada luas permukaan elektroda serta bahan yang digunakannya. selain itu jarak antar elektroda pun menjadi salah satu penentu besar kecilnya resistansi air.

24. ahmad duror, SSi - April 30, 2009

saya udah buat generator hidrogen mas, skarng dipake di mobil saya kijang 2005. hasilnya lumayan, tenaga tambah, bensin irit. saya pake 2 generator H dari tempat penampungan air radiator, di seri, tenaganya dari aki mobil. saya udah coba yang untuk kompor, masih berbahaya mas, butuh sumber tenaga (listrik) yang besar untuk bisa buat masak. saya lagi merancang alat pengaman yang super aman, soalnya gasnya sangat LIAR dan sangat PEKA. OK, nanti kalau ada perkembangan saya post lagi ya….

25. hiddenato - April 30, 2009

Iya betul banget, “sangat liar” itu adalah istilah yang tepat untuk mendefinisikan karakteristik gas ini. dan memang masih memerlukan berbagai macam modifikasi dan pengamanan yang sangat super aman agar gas ini bisa digunakan untuk memasak. Salah satu kendalanya adalah konsumsi daya listrik yang cukup besar untuk menghasilkan gas tersebut. tapi saya yakin suatu saat akan ada cara yang tepat untuk mengatasi berbagai macam kendala yang kita hadapi sekarang ini.

Terimakasih atas kunjungannya..

26. darmanto - Mei 22, 2009

darmanto 23 mei 09

Bagaimana kalo misalnya untuk sumber listriknya kita pake rangkian dimmer, (yang biasanya dipakai untuk mengatur intensitas cahaya pada lampu pijar) , sbnarnya saya jg mau nyoba.

27. darmanto - Mei 22, 2009

coba banyak ide2x kreatif di sini :http://www.callowayengines.com

28. deyan - Juni 20, 2009

Luar biasa….!
Ide kompor berbahan bakar air ini sungguh luar biasa.
Patut terus dikembangkan. Selain digunakan untuk kompor, ternyata bisa digunakan di kendaraan seperti halnya Pak Ahmad.
To Pak Ahmad Duror…. Boleh dong Pak di posting disini gambar atau skema hidrogen generator yg dipasang di Kijang Bapak. Terima kasih sebelumnya ya Pak.

29. nemu - Agustus 13, 2009
30. ulil - Agustus 20, 2009

Saran saya menggunakan stainless stell bentuk plat tipis disusun bersekat2 rapat sekitar 0,5 cm dan tegangan 12 volt. Untuk tabungnya menggunakan bahan plastik yang keras atau fiber bening biar dapat dipantau dari luar prosesnya. untuk mendorong gas keluar lebih kuat lebih baik menggunakan oksigen aquarium untuk mendorong keluarnya gas lebih cepat dan tidak begitu liar. untuk keamanannya menggunakan filter gas supaya api yang menyala tidak masuk kembali kedalam tabung gas. Selamat Mencoba. ^_^

31. yanto - September 17, 2009

hydrolisa bekerja normal pada listrik dc dan pada tegangan rendah, kalo 220 v air hanya mendidih alias 2 H2O uap bukan 2H2gas + O2gas

32. didik - September 26, 2009

mas, saya mau tanya…
dari segi negatif, alat yang mas buat itu kekurangannya apa saja…..

33. hiddenato - September 28, 2009

kekurangannya masih banyak, ini hanya merupakan ide awal jadi masih jauh dari sempurna. adapun salah satu kekurangannya adalah besarnya jumlah energi yg dibutuhkan untuk proses elektrolisasi serta belum stabilnya gas yang dihasilkan.

34. didik - September 29, 2009

oke mas terima kasih,,,
dalam jangka dekat ini saya akan coba membuat alat ini bersama teman” saya,,
kira-kira ada kiat kiat khusus tidak agar kompor ini tidak terjadi ledakan dan gas yang dikeluarkan bisa stabil dan saya mau tau alat-alat apa saja yang dipakai…

35. didik - September 29, 2009

oi y satu lagi…
dalam elektrolisis, katoda anodanya menggunakan bahan apa??!!!

36. khozin - Oktober 7, 2009

aku ikut gabung yaaa aku juga pernah experiman bahan yang saya pakai air 1 lt ,garam5 sm dan baking soda 5 sm tegangan 12 v 10 ampere,saat menggunakan slang panjang tidak berhasil waktu slang saya pendekkan berhasil nyala tapi sebentar saja setelah itu nggak bisa lagi. teman dan temen ada yang kasih saran? aku tunggu yaaa

37. Bmbng - Oktober 12, 2009

Bagi semuanya yg lagi pusing nyobaain kompor air, utk tabung elektrolisasinya apa tdk lebih baik pakai tabung accu 12v yg biasa dipakai di motor, sudah ada katoda dan anodanya juga sudah ada selang output (selang udara) utk hasilnya.

38. Bmbng - Oktober 12, 2009

Bagi semuanya yg lagi pusing nyobaain kompor air, utk tabung elektrolisisnya apa tdk lebih baik pakai tabung accu 12v yg biasa dipakai di motor, sudah ada katoda dan anodanya juga sudah ada selang output (selang udara) utk hasilnya. Juga tinggal jepitin jepitan accu di ke2 kutubnya.

39. ilman - Oktober 13, 2009

melihat skema yang mas hiddenao buat, saya rasa bisa dikombinasikan dengan prinsip kerja HHO reaktor yg digunakan pada mobil dan motor.kebetulan saya sudah memkainya dan hasilnya cukup baik.tapi melihat skema mas, saya punya pertanyaan, bagaimana cara memampatkan Hidrogen tersebut kedalam tabung dan mengalirkanya kekompor untuk dibakar..?

pada HHO reaktor mobil dan motor, pemasangan dimasukan pada intake manifold mobil dan motor tersebut,Hidrogen dihasilkan dengan memberikan arus pada botol HHO yang berisikan air Accu biru,aquadest atau air RO (Revese Osmosis) yg dicampurkan dengan katalis KOH atau Baking Soda,coba mas buka situs mas Surya Gunawan di myopera.com/suryagunawan

40. kiske - Oktober 19, 2009

ah cuman bacot doank, kalo emang udah berhasil pasti udah dari dulu memasyarakat.

41. toyo blpt joga - Oktober 19, 2009

bisa tapi perlu power 220 ato 12 volt dan elemen anoda dan katoda yang awet tidak mudah luntur pakai logam apa stainlees jg cepet habis gue perna coba man

42. ulil - Oktober 19, 2009

Kalau saya lihat dari gambar diatas jangan sekali kali mencoba dengan tegangan 220 Volt dari listrik PLN rumah, karena resikonya sangat berbahaya dan mengerikans… bisa terjadi konslet pada listrik dan kalau bisa dicoba saja menggunakan travo 10 amper yang sudah dipasang penyearah “Power Suply / Adaptor” Jangan lupa juga kalau setiap eksperiment itu menggunakan fuse ( sekring ) sebagai pengaman bila terjadi hubung singkat pada stainless steel yang dipakai. Sebelum melakukan uji coba lebih baik di periksa ulang antara kutub positif dan negatifnya jangan sampai ada hubungan singkat. Dan yang perlu diingat mencobanya jangan didalam rumah kalau tidak ingin berantakan bila terjadi ledakan yang akan di timbulkan dalam bereksperiment hehehe.
Peace….. “Viva Eksperiment”

Tetap semangat…..!

43. mbahmol - Oktober 23, 2009

di ilustrasi menggunakan catu daya 220VAC. akhirnya membebani biaya rekening kita mas….kecuali…nyolong.
alangkah lebih effesien kita menggunakan sampah organik,kotoran kita sehingga kita bisa memanfaatkan gas metan-nya. cukup modifikasi sepitank aja. gimana mas irit tdk perlu listrik. sepitank setiap rumah punya. sampah organik buaaaanyak….ampe banjir tu jakarta tiap misim hujan. sisanya…bisa jadi pupuk kandang.(out putnya).
what’s great dream……..

44. Arif Ravi Wibowo - November 6, 2009

assalam….
saya arif dari IPB semester 3…
sebelum melihat blog mas…saya juga mempunyai pemikiran yang sama dengan mas…
dan saya akan coba kembangkan di IPB….
kalau bisa kita saling memberi masukan untuk mewujudkan impian bangsa ini…karena saya yakin ini akan menjawab maslah energi bangsa ini bahkan Dunia….

arifraviwibowo@yahoo.com

45. himawan - Desember 6, 2009

Salam kenal …Mengapa sejak dulu tidak pernah ada realisasi kompor HHO ? karena energi yang di hasilkan dengan yang dibutuhkan untuk memisah H2O tekor, kalau bisa menggunakan arus resonansi, hingga akan menghasilkan gas yang lebih banyak, seperti pada mobil berbahan bakar air Stenley Meyer, itu saja masih dianggap penipuan teknologi wong nggak bisa dibuktikan hasilnya. Kalau pakai kompor induksi malah lebih efektif, karena energi listrik diubah jadi medan magnet trus menimbulkan arus pusar Eddy, diserap panci jadi panas, tapi lingkungan lain tidak ikut dipanaskan, jadi tidak ada pemborosan energi, atau tetap elektrolisis tapi sumber listriknya tenaga air atau pakai tenaga angin, akan menghemat penggunaan listrik thx

46. Syahsubakti - Desember 15, 2009

Waduh…… Sebenernya gue malu mau ikutan nimbrung. Hbis ga tahan dengan topiknya… Bagus Banget…. Buat semua nih Para JENIUS diatas gue sangat berterima kasih sekali ama semua nya …. dah mau ngebahas Masalah kita di INDONESIA ….. Gue Mewakili Segenap Rakyat INDONESIA mendoakan semoga Para JENIUS diatas mendapatkan titik terang pemasalahan… Semua rakyat INDONESIA menunggua Anda “MAS” (Para JENIUS Red)…. AMIN..Amin….Amin

Gue ga tau masalah yang sangat menjurus ke Fisika Ini bukan ahlinya ………

47. rinfo - Februari 8, 2010

Ini yang saya bingung katanya Hidrogen(H2) itu sangat mudah terbakar kalau ketemu Oksigen(O2), contoh lain seperti bensin ketemu oksigen akan terbakar. Keduanya berapa lama didalam tangki akan terbentuk air lagi, ataukah perlu pengaruh lain seperti suhu, tekanan, katalisator, gelombang elektromagnet dlsb . Jangan jangan tangki meledak seperti bom hirosima dan nagasaki, kan celaka

48. undee - Februari 18, 2010

Untuk hasil HHO yg efisien/banyak pake aja PWM (bikinnya murah koq), shg arus listrik yg terpakai kecil. Utk elektrolisnya coba air Aqua + KOH dan platnya pake stainless.
Prinsipnya seperti hho penghemat bbm, kalau utk kompor kita belum berani coba…pernah test ledakan telinga sampai denging..ing..ing bagai mercon nempel.

49. joe - Februari 24, 2010

menurut saya yang masih awam…..elektrolisis yang di alirakan itu harus benar2 seimbang dan tidak boleh terus meneru on/hidup,tapi harus punyaswitch on of otomatis…. agar gas yang di hasilkan tidak berlebih dan menimbulkan ledakan……

50. yadi - Maret 1, 2010

saya baru 3 th menggeluti elektrolisa ini. asik juga dan sdh daplikasikan di kendaraan terutama mobil seperti peneliti2 yg laen. sudah ratusan kendaraan terpasang dan bisa membantu efisiensi BBM. ingat elektrolisa setahu saya hanya terurai oleh listric arus DC searah bukan arus AC yang bolak balik. untuk kompor anda harus hati2 melakukan penelitian, krn bila terjadi kesalahaan dan berakibat pada melukai diri sendiri ato orang laen dan tersiar ke publik maka bisa2 akan dilarang oleh pemerintah. SELAMAT BEREKSPERIMEN MOG BERHASIL. INGAT MUNGKIN CUCU2 KITA 50 TH LAGI TIDAK MENGENAL YANG NAMANYA BBM KARENA PUNAH.

51. dani - Maret 18, 2010

Saya prnah buat dengan sumber listrik ambil langsung dirubah ke dc dengan regulator buihnya keluar dengan cepat dan banyak tapi masalahnya disini watt yang diambil sangat besar sehingga listrik langsung padam alias (ngajepret istilah sunda) mati mendadak.annisameyla7@gmail.com

52. purwanto - April 15, 2010

boleh juga tu….

53. Fauzul Adhim - April 22, 2010

Ass Wr WB.

Salam Kenal,……

Terus terang ide Anda sama juga dengan ide saya. Apabila kedua ide ini digabungkan bukan hanya “MUNGKIN” yang didapat, tapi PASTI BISA TERWUJUT.
Saya sangat setuju dengan ide ini. Mungkin ada orang bilang ini gak masuk akal, tapi saya berpikir mungkin oarang lain itu AKALNYA yang GAK MASUK-MASUK.
Untuk kerjasama lebih lanjut bisa hubungi saya di : 0813 1029 4472, 0857 1510 9991, 021 9069 4827.

Hormat Saya

FAUZUL ADHIM

54. sik4ncil - April 23, 2010

Salam kenal,
Pada gambar anda menggambarkan Arus VAC 220 langsung di alirkan pada anoda dan katoda, apakah tidak konslet.., dan apakah bisa memecah unsur H2O menjadi H2 dan O2. Bukanya elektrolisis membutuhkan arus VDC.
Mohon di balas,
Trimakasih.. :D

55. Heureka - Mei 4, 2010

prmisi om” skalian

saya mau tanya neh
saya uda buat hidrogen generator trus gelembung hidrogen keluar lumayan

tapi pas saya sulut dengan api, apinya malah masuk ke tabung n mledak, kalo mnrt ku d dalam tabung trdpt bnyk O2 jadi pembakaran di dalam tabung,

pertanyaann saya bagai mana cara memisahkan O2 dengan H2 tsb karena kalu masih ada O2 yang keluar api bakal masuk ke tabung.

thx

56. samuel - Mei 18, 2010

saya samuel peneliti air.hidrogen tersebut harus dipisahkan.

57. Radio Mora FM - Mei 26, 2010

Gua perhatiin situs ini cuma berputar-putar di soal eksperimen doang, terus kapan jadinya dong itu kompor air? Masa harus nunggu sampai kepala jadi ubanan? Rakyat udah banyak yang kelaparan nih gak bisa masak. Terus ntar kalo kompornya udah jadi, siapa yang mau memproduksinya secara masal? Jangan-jangan nanti harus nunggu investor lagi. Gua jamin sampai kiamat ini kompor gak akan jadi-jadi.

58. Achmad Balgen - Mei 30, 2010

Assalamu alaikum…..salam kenal.
saya tertarik dg ide kompor berbahan bakar air ini,tapi saya perhatikan,diskusi ini sudah berlangsung cukup lama juga ya.
Apakah sudah ada yg “memproduksi” secara kecil-kecilan produk ini?
Saya juga ingin penjelasan mendetail mengenai bagian differensiatornya,bagaimana cara memisahkan uap air dengan gas hydrogen?
satu lagi,ini hanya sekedar usul,untuk meningkatkan jumlah gas,mungkin bisa dicoba bereksperimen mencampur air dg air perasan jeruk misalnya.
barangkali saja,cairan salah satu buah bisa menjadi katalisator yg bagus.
Semoga ide ini bisa menjadi kenyataan,dan bukan sebatas wacana,maju terusss……..!!!!!!!!

59. Weznu - Juni 20, 2010

Buat yg lg experiment.. Untuk tidak meledak di tabung..Coba pakai air sabun.. Selang out hidrogen masukkan ke dalam wadah ember/tabung berisi air sabun dan di sulut di atasnya, atau bila pakai tabung buat selang outputnya lalu di sulut.. Pasti ga ada fireback ke tabung hidrogen..

60. Refa Firdaus - Juli 4, 2010

menurut saya kompor gas berbahan air cosnya masih terlalu tinggi secara ekonomis, karena butuh energi cukup banyak untuk mengelektrolisis air dan butuh teknologi khusus agar gas dapat dimanpatkan kedalam tabung…. kemudian kesederhanaan ikatan molekulnya dari gas elpiji tentu reaksi oksidasinya lebih cepat sehingga resiko ledakannya jauh lebih besar. Ide kompor gas berbahan air masih kurang efisien dan masih perlu dipelajari lagi resiko kecelakaan yang akan timbul. Kompor gas LPG saja sudah banyak makan korban, tapi boleh juga ide tersebut. Malah saya berpikir kompor listrik dengan baterai yang perlu diutak atik, agar lebih portable dan dapat dibawa kemping.

61. pendi - Agustus 3, 2010

numpang promo ye..
aku jual kompor listrik merek Maspion seri S-300, listrik 300-600 watt, harga Rp 125.000 (prangko bandung)berminat?? kirim e-mail ke: pendi_aj08@yahoo.co.id

62. sahabsuyanto - Agustus 7, 2010

untuk memisahkan uap air dan gas digunakan diiferensiator dan supata untuk supaya gas tidak kembali ke diferensiator coba pakai tempat pompa untuk sepeda motor…. yang jadi masalah ialah saat gas ditabung terlalu kuat maka dibutuhkan alat yang secara otomatis mematikan arus listrik ke elektrolisys… ada yang tahu g pakai apa ?????

63. cafemenix - Agustus 12, 2010

ah gimana yang aman dan praktis dan hemat,serta gak timbul ledakan,ingin sih saya buat dan bereksperimen tapi melihat akibatnya melebihi gas elpigi,bisa habis rumah tetangga…ya semoga kompor ini segera jadi dan aman untuk di gunakan sehingga bbm bisa lebih hemat

64. ahmed ariwijaya - Agustus 17, 2010

to sahabsuyanto..
untuk mematikan arus elektrolisis saat tekanan tertentu, anda dapat mempergunakan alat instrumen “pressure switch” yakni saklar on-off yg bisa distel pada tekanan berapa dia mau cutt off/on, contoh pneumatik analognya ada pada press swith pada tabung kompresor tambal ban.. dan untuk yg elektroniknya pada tabung kompresor listrik…
demimian semoga bisa membantu………

65. dd - Agustus 21, 2010

gas yang dihasilkan dari elektrolisis dapat di pisahkan antara oksigen dan hidrogen, karena gelembung oksigen hanya di hasilkan dari anoda dan hidrogen dari katoda. kita tinggal memisahkan atau memberi sekat antara kedua anoda dan katoda tersebut tetapi air masih berhubungan di bagian paling bawah katalisator.namun permasalahan nya adalah sumber energi listrik yg diperlukan semakin besar karena jarak semakin jauh antara kedua kutub tersebut

66. toat - September 17, 2010

salam kenal, saya pembaca baru dari blok anda, terus saya tertarik dengan blog anda, karena sampai sekarang saya terus mencari metode yang paling tepat dari electrolizer ini untuk menghasilkan gas hidrogen yang konstan untuk ta , tolong dong kirim skema prototype alat anda ke email saya agar kita bersama-sama dapat menciptakan alat yang lebih sempurana, terima kasih

67. dani - Oktober 20, 2010

kalo ada yang berminat saya punya manual prototype yang udah dipakai untuk mobil di meksiko,tapi dilihat dari skema electoniknya saya mendapat kesulitan untuk mendapatkan komponen.manual ini lengkap dengan pengatur tegangan untuk mengatur buih.hub.085220064053 dani.

68. leink - Desember 26, 2010

Dear….
saya sangat tertarik untuk mencoba membuat kompor air. alhasil ketika saya melakukan uji coba ternyata tabung yang saya isi dengan elektrolisis sangat panas, karena tegangan listrik yang dipake..tanya : bagaimana caranya untuk panas ditabung tersebut bisa stabil…sehingga pemakaiannya bisa se aman mungkin

terima kasih

69. cumplunglowo - Januari 5, 2011

kok berhenti??? gimana ni kelanjutannya?
ide yang sangat bagus…mari kita lanjutkan!!

70. red - Januari 7, 2011

itu ada di bandung yg udah bikin kompor air/las air…hub kang dicky ..aka.G.U hikmatul iman…

71. finert - Januari 30, 2011

ikut ahh….
sorry kalo oon….
voltage yg dibutuhkan sebenarnya cukup antara 1-2volt saja, jd jika supply daya 12v dgn 10A dipasangin trafo stepdown mjd 2v dgn 60A (jika R1=R2)maka kita akan mendapatkan arus berlimpah yg cukup kuat mereaksikan katalis. semakin kuat arus=semakin banyak elektron yg bekerja=semakin banyak gas yg terbentuk. dgn syarat celah plat anoda dan katoda hrs serapat mungkin, n kalo bisa agak lebar khan arusnya besar jd itu plat gampang panas coi kalo kecil.

72. ditapratama - Maret 8, 2011

terus kelanjutanya gimana udah jadi apa belum ? kok terus gak ada kabarnya ?
update dong kalau udah ada trim…… banyak

73. Agus Nurdin - Maret 23, 2011

bagus idenya !sorry nambahin aja katanya proses itu disebut elektrolisis lebih tepat lagi proses hidrolisis hidrogen dan oksigen atau terurainya air menjadi unsur gas hidrogen dan oksigen dengan bantuan arus listik (DC),air harus bisa mengantarkan listrik (elektrolit)dengan menambahkan garam kalium klorida(KCl)tujuannya untuk mengurangi hambatan ,juga KCl lebih ideal ditinjau dari daya korosif dan tingkat kristalisasi arus(amper)mengalir sebanding dengan zat(gas)yang dihasilkan (mol)melalui dua elektroda anoda dan katoda, dianoda terjadi reduksi menghasilkan gas hidrogen dan dianoda terjadi oksidasi menghasilkan oksigen . karena proses tersebut pemilihan elektroda harus tepat dimana elektroda tidak boleh larut dalam elektrolit atau tereduksi (Katoda) dan elektroda tidak boleh teroksidasi atau bereaksi dengan oksigen (anoda),elektroda carbon batang bekas batere dirasa paling ideal murah dan mudah didapat dibanding elektroda logam tahan karat seperti platina,titanium bahkan emas. satu cell terdiri dari anoda dan katoda serta larutan elektrolit(H20) ,gas hidrogen(H2)dan oksigen(O2) harus dipisahkan melalui sekat pemisah, oksigen bisa langsung dibuang sedangkan hidrogen disimpan di suatu wadah setelah cukup bisa untuk digunakan. reaksinya H2O —> H2 + 1/2 O2 demikian juga sebaliknya reaksi pembakaran hidrogen reaksinya H2 + 1/2 O2 —> H2O (uap air) + panas namun sayang pembuatan hidrogen dengan listrik(PLN) untuk kompor kurang ekonomis karena membutuhkan listrik tidak sedikit ,ingat PLN sendiri membuat listrik sebagian besar dari BBM , gas dan batubara yang tidak murah lagi dan sudah jelas tidak ramah lingkungan. semuanya bukan berarti tanpa kendala listrik bisa kita buat sendiri misal dengan tenaga angin setiap saat bertiup tanpa kita beli untuk mengerakan dinamo ,listriknya kita pakai untuk membuat hidrogen dan hidrogen untuk menyalakan kompor disetiap rumah ,disetiap desa ,alangkah indahnya ….negri ini ,namun semuanya juga tanpa kendala dari pembuatan dan hidrogen sendiri memerlukan alat dan penanganan yang tepat dan aman karena raeksi pembakaran hidrogen sendiri dinamakan reaksi atom yang melibatkan atom H2 dan O2 yang beraksi sangat spontan dan cepat. trim…. semoga bermamfaat.

74. aldo - Februari 20, 2012

Yth penulis blog ini,

Saya ada dokumen ttg elektrolisa air low current. Listrik yg digunakan efisien hanya dari 12 vdc aki. Perangkat lainnya adalah PMG dan bifilar coil. Saya mengajak siapa saja yg memiliki fund & berminat untuk experiment ini. Elemen yg digunakan memiliki electric conductivity yg besar. itu sebabnya dikatakan low & efficient current tdk spt conventional electrolysis yg boros listrik.
Hub saya: 081357988827.

75. AULIA RAHMAN - Maret 3, 2012

bravo mas

76. dimareng - Maret 27, 2012

salam
Apakah ada yang sudah jadi prototype kompornya..?

77. zie86 - April 2, 2012

Sistemnya hampir sama dengan kendaraan berbahan dasar air, perlengkapanya, aki, diodabrig 10A, air ama soda kueperlengkapan lainnya kawat almunium, kaca akrilik, kabel, sekrup, elang, siku, 1 ato 2 tabung kaca + penutup yg kedap udara, sama 1 tabung buat filter,, dengan barang2 ini bisa mengkasilkan gas hidrogen, besar kecil gelembung bisa di atur sama kran udara dari tabung sendiri,, jadi bisa lebih hemat listrik… apa da yg sudah tau atau baru tau.. untuk burnen mungkin bisa menggunakan kompor portable yg udah ada pematik magnet/elektrik…

78. Era Geranatz - Juli 10, 2012

misiiiiii….
ikut nimbrung klo masih ada tiket.
sblumnya saya juga sedang mendalami ini.
klo dari segi keamanan kompor ini sangat harus d perhatikan, karna proses yg lama dapat menaikkan suhu tabung itu dan merusak tabung sendiri, sedikit saran untuk menghindari hal itu perlu di pasang sensor panas untuk mengaktifkan Kipas digunakan untuk menurunkan temperatur tabung elektroliser apabila terjadi peningkatan temperatur yang berlebih (> setting point).

79. Ramdan Tamz - Juli 27, 2012

waah kyknya menarik juga nih sy dukung sekali mas bro dan klo boleh ana sumbang saran, gas hasil pengolahn dari elektrodanya z ditampung ky gas lpg 3kg. trus bisa dijual tuh semurah mungkin dan masyarakat kita khan belum merata ipteknya jadi lebih aman di produksi gasnya aza!!!!

80. Cara Kerja Mobil Berbahan Bakar Air | X Power Ionizer Post - November 26, 2012

[...] hiddenato.wordpress.com [...]

81. Cara Membuat Motor Berbahan Air | X Power Ionizer Post - November 26, 2012

[...] hiddenato.wordpress.com [...]

82. Cara Menghemat Bahan Bakar Kompor Gas Sederhana | X Power Ionizer Post - November 26, 2012

[...] hiddenato.wordpress.com [...]

83. Prinsip Prinsip Kerja Motor Berbahan Bakar Gas | X Power Ionizer Post - November 26, 2012

[...] hiddenato.wordpress.com [...]

84. Cara Menghemat Kendaraan Daihatsu Berbahan Bakar Solar | Alat Penghemat BBM - Desember 2, 2012

[...] hiddenato.wordpress.com [...]

85. Cara Kerja Sepeda Motor Berbahan Bakar Gas Dan Bensin | Alat Penghemat BBM - Desember 2, 2012

[...] hiddenato.wordpress.com [...]

86. Cara Kerja Mobil Berbahan Bakar Air | Alat Penghemat BBM - Desember 2, 2012

[...] hiddenato.wordpress.com [...]

87. Kendaraan Berbahan Bakar Air | Alat Penghemat BBM - Desember 3, 2012

[...] hiddenato.wordpress.com [...]

88. Sepeda Motor Berbahan Bakar Air | Alat Penghemat BBM - Desember 3, 2012

[...] hiddenato.wordpress.com [...]

89. Cara Membuat Kompor Berbahan Bakar Air | Alat Penghemat BBM - Desember 3, 2012

[...] hiddenato.wordpress.com [...]

90. Membuat Elektroda Untuk Kompor Air | Penghemat Bahan Bakar Mobil | Penghemat Motor Matic Post - Desember 10, 2012

[...] hiddenato.wordpress.com [...]

91. Apakah Innova Berbahan Bakar Solar Boros ? | Penghemat Bahan Bakar Mobil | Penghemat Motor Matic Post - Desember 13, 2012

[...] hiddenato.wordpress.com [...]

92. Cara Buat Kompor Listrik Sederhana | Alat Penghemat BBM Merk XPower - Desember 14, 2012

[...] hiddenato.wordpress.com [...]

93. Hemat Bakar Alat Hks Power Kompresor | Penghemat Bahan Bakar Mobil | Penghemat Motor Matic Post - Desember 15, 2012

[...] hiddenato.wordpress.com [...]

94. Bahan Membuat Kompor Air | Alat Penghemat BBM Merk XPower - Desember 16, 2012

[...] hiddenato.wordpress.com [...]

95. Modifikasi Genset Solar Jadi Berbahan Bakar Gas | X Power Penghemat BBM - Desember 21, 2012

[...] hiddenato.wordpress.com [...]

96. Modifikasi Genset Solar Jadi Berbahan Bakar Gas | Auto World - Desember 24, 2012

[...] hiddenato.wordpress.com [...]

97. Bagaimana Bahan Bakar Hidrogen Bekerja Pada Mobil | Penghemat Bahan Bakar Mobil | Penghemat Motor Matic Post - Desember 26, 2012

[...] hiddenato.wordpress.com [...]

98. alat kompor bahan bakar air | Android Apps - Desember 29, 2012

[...] hiddenato.wordpress.com [...]

99. alam - April 5, 2013

semoga cepat terwujud, biar bisa memperingan beban
masyarakat indonesia

100. akbar - April 21, 2013

bagus sekali artikelnya, saya sudah menerapkan cara seperti ini di motorku namanya HHO generator, saya menerapkan dari contoh pak Joko Sutrisno from yogya penghematan lumayan 50 %, rencananya saya akan menggunakan arus AC yg dihubungkan dg fly back tv/coil motor/coil mobil sprti contoh diatas dan gas Hidrogen+uap air dipanaskan dg knalpot agar penghematan sampai 90%.

101. Dwi Budhi Waluyo - Mei 12, 2013

Kompor berbahan bakar air hemat energi??? belum tentu! Sebab menurut Hukum Termodinamika 1 / Hukum Kekekalan Energi : Energi tidak bisa diciptakan atau dimusnahkan, energi hanya bisa diubah dari satu bentuk energi ke bentuk energi yg lain. Jadi berapa jumlah energi listrik yg di butuhkan untuk meng-elektrolisis sejumlah air menjadi hidrogen dan oksigen lalu dibakar menghasilkan panas?. Adalah lebih efisien bila kita meningkatkan efisiensi kompor itu sendiri, misalnya kompor induksi yg mempunyai efisiensi sampai 85% dari pada menggunakan proses :
Listrik ==> Elektrolisis ==> Panas,
yg pastinya mempunyai efisiensi sangat rendah. Sebab setiap perubahan energi selalu disertai entropi atau “sampah energi”.

102. Era Geranatz - Mei 17, 2013

iya bener kalo berbicara tentang termodinamika energi tidak dapat dimusnahkan, tapi dapat di ubah atau di konversi, masalah efisien atau tidaknya dapat di otak atik dari berbagai aspek. menurut saya konsep ini bagus dan sudah banyak yg gencar untuk mengembangkannya, saya sempat coba buat tapi hasilnya masih sangat kasar, yang perlu di kaji lagi : meminimalisir energi yg terbuang, bentuk rangkaian yg pas, dan bagaimana perbandingan hasil menggunakan air suling/ aquadest (H2O) dengan air mineral atau air yg biasa kita temui ( pam, sumur dll). sekarang agan agan ini ada yg sudah pernah nyoba blum? atau hanya sebatas analisis teori?

103. KOMPOR GAS BERBAHAN BAKAR AIR | SEKARANG - Agustus 11, 2013

[…] SUMBER […]

104. Iman sucahyo - September 1, 2013

Pemikiran kita sama gan’
arus listrik yg di gunakan sebaiknya arus dc. .! Yg dapat di peroleh dari adaptor . . .

105. wiranata kusuma - September 5, 2013

Bagaimana kawan kawan hasil uji coba kompor berbahan airnya ? jangan lupa kawan kalau berhasil segera di hak paten agar kita tidak di aku plagiat di mata dunia #salam sukses

106. abraham - Oktober 5, 2013

Idenya sih bagus, tapi maaf proses ini low efficiency, alias merugi. Mungkin kalo listriknya kita “Nemu” baru cucok, Lain kalo di mobil, dynamo ampere selalu ngehasilin listrik dan dibuang ke ground kalo aki penuh. Tapi kalo di rumah kan listriknya mbayar terus, La listriknya pan disubsidi ama pemerintah. Coba kalo harga industri apa nggak tutup tu pabrik. Kami sendiri sedang membangun Hydrogen plant dengan capacity 200 TON/Hour. System dual feed Dan itu memakai Methanol creaker untuk mendapatkan Hydrogen,feed yg lain memakai NG. Kalo kami memakai electrolisa. Belum berdiri pabrik langsung tutup mas. Mohon dicek kembali effisiensinya, terimakasih

107. tasrip - Oktober 6, 2013

simple san sederhana silahkan:

108. Era Geranat - Oktober 7, 2013

gan, sebelumnya disini dah ada yang bener2 real praktek sampe menemukan hasil nya belum? gmna klo sama sama kita buat bareng2.?

109. penghemat bbm solar - November 2, 2013

Do you mind if I quote a couple of your articles as long as I provide credit and
sources back to your webpage? My website is in the exact
same area of interest as yours and my visitors would definitely benefit from some of the information you present here.
Please let me know if this ok with you. Thanks!

110. akbar - November 14, 2013

penemuan ini sebenarnya bisa mendukung penemuan lain: adalah Tariel Kapanadze yang menemukan GENERATOR LISTRIK KAPAGEN dg energi input sedikit sehingga menghasilkan OUTPUT sampai orde KW, sehingga arus listrik dari generator ini dipakai untuk kompor air berbasis elektrolisis air maka menjadikan “kompor bahan bakar gratis”

111. akbar - November 14, 2013

menurutku hidrolisis air itu lebih baik pada tegangan tinggi 500 VOLT, frekuensi tinggi 1500 hz agar dapat diciptakan reaktor nuklir fusi plasma ion (di LN sudah banyak dibahas) sehingga disamping menghasilkan gas HHO juga dipanen arus listrik lebih besar.

112. dwi solihan - November 16, 2013

Ingat…., Tidak ada alat konversi energi yang efisiensinya lebih dari 100 persen. jadi percuma aja kalian buat alat seperti itu. mending energi listrik itu langsung di konversi ke energi kalor. dari pada energi listrik untuk memproduksi hidrogen dan ujung2nya hidrogen dibakar untuk membangkitkan kalor. ini sama aja dengan kerja dua kali dan pasti akan lebih banyak energi yang terbuang.

113. ucup - Januari 2, 2014

Saya juga sangat ingin dapat berpartisipasi dalam topik ini.. :) berarti problemnya adalah bagaimana cara mengakali system agar didapatkan hasil dengan efisiensi yang tinggi.
Apakah ada yang sudah mencoba eksperimen dengan rangkaian resonans seperti yg dilakukan oleh Stanley Meyer?? beliau menambahkan rangkaian resonan dengan frekuensi tertentu agar dapat memaksimalkan keluaran gas dengan daya yang tidak besar.
refer :

http://www.pfgtechnologie.be/Energie/Meyer/Brevets/meyerhy.htm

114. anwalid - Januari 4, 2014

sekiranya berhasil…..tentulah ada “pihak-pihak” yang merasa sangat dirugikan oleh hasil temuan tsb. sudah banyak para penemu yang di”karantina” secara langsung maupun tidak langsung….itu saja dari saya

115. ucup - Januari 7, 2014

mereka itu “pihak pihak” yang telah memonopoli sumber daya energy untuk kepentingan mereka. Tapi kita yang merasa tergencet dari monopoli tidaknya jg berusaha untuk memenuhi kebutuhan dan memperingan beban sendiri juga kan. sukur2 bisa ikut memperingan beban orang banyak. saya tidak takut di “karantina” karena niat yang hendak dilakukan kan baik.. btw kok sepi nih forum??

116. ahmad - Januari 18, 2014

ide bagus tuh… coba kalau teman teman mau bekerja sama,”… insyaalloh suatu saat nanti kan jadi kenyataan..

117. iwn - Januari 19, 2014

Mengubah air menjadi hidrogen….hmmh..lebih pasnya menantang efisien. Terlepas dari hal-hal yang berbau tehnis, penggunaan sumber energi sebagai media penggerak dan bahan-bahan lainnya sebagai katalisator maka tolok ukurnya jatuh kepada seberapa jauh sifat-sifat “REALIABLE”/MOBILITASnya apabila diletakkan pada suatu kondisi ; darurat atau tidak darurat/normal. sekian dari saya trims….

118. raja - Februari 17, 2014

saya setuju dengan kang akbar #111 dan kurang setuju dengan kang dwi #112, pemikirannya bukan lagi mengubah energi listrik menjadi energi lain, karena itu buang2 energi, tapi energi listrik digunakan sebagai katalis / faktor ungkit, untuk menghasilkan energi yg lebih besar dari bahan baku air. mengubah air menjadi energi lain menggunakan reaktor fusi, sangat memungkinkan menciptakan energi yang jauh lebih besar, sesuai rumusan einstein, namun bagaimana penerapannya, teknologi yg sekarang mungkin ada masih belum mendukung hal itu, namun teknologi tetap berkembang. so siapa tahu ada yg mau membuat reaktor fusi air, asal jangan sampe ledakin rumah sendiri, saya dan teman2 disini akan sangat mendukung.

119. Era Geranatz - Februari 18, 2014

diskusi ini dah lama banget, agan2 dsini dh sjauh mana? jgn bilang hnya mantau perkembangan tanpa praktek,,
bagi agan2 yg sdh mencoba silahkan di share hasilnya,, soo kita semua dapat mengkaji hasilnya

120. yd3jmw - Maret 19, 2014

energi listrik tsb klo di pakai lansung untuk kompor listrik dibandingkan dengan melalui proses untuk memproduksi HHO tersebut lebih ekonomis yg mana ya?

ucup - Maret 20, 2014

yd3jmw menurut sy lebih efisien listrik >> panas dripada listrik >> hho >> panas, kl ekonomis tergantung dpt listriknya dari mana :D

tapi buat agan2 yg sudah coba, sudahkah dicoba menggunakan 12v dari solarcell? apakah arus dari solarcell cukup buat generate Hidrogen? mohon sharingnya.
pernah dulu sekilas nonton di tv negara di eropa kl tidak salah :p mereka menggunakan solarcell selain untuk menghasilkan listrik tapi juga melakukan penyimpanan gas dari system solarsell mereka. Apakah gas itu hidrogen dari elektrolisasi H2O atau bukan tidak ada penjelasannya disiaran tersebut :D
sepertinya lebih seru kl ada tmpt ngumpul dan langsung praktek :)

121. Aji Sudarji - Juni 3, 2014

Salam
Saya dari papua bukan ahli dibidang kimia namun saya terinspirasi dengan metode yang agan-agan sampaikan ini bahkan saya baru mulai merancang bahan-bahannya untuk membuat kompor gas hidrogen ini setelah melihat langsung dari vidio teman saya yang sudah mempraktekkan air menjadi api, yang ingin saya tanyakan bahan apa yang pantas untuk menyumbat pipa besi agar pada saat kompor disulut dengan api tidak terjadi arus balik namun gas hidrogennya tetap keluar?
Mohon penjelasannya dikarenakan teman saya tidak mau menjawab pertanyaan saya ini terimakasih.

122. waluyo - Juni 29, 2014

wah saya hanya mau mengkritik aja..lebih baik langsung menggunakan energi listrik untuk kompor listrik aja..ngapain susah2 konversi energi listrik->kimia-> pembakaran + energi panas…tetapi kalau menggunakan hasil sampingan contoh pabrik pembuatan NaOH,KOH dari NaCl,KCl pakai sekat membran sel..yang hydrogennya didapat dari katode..tentu tidak rugi karena hasil sampingan..atau dari pabrik klorat dan perklorat sel…

123. Agus Rofik Wibowo - Juni 30, 2014

kalau boleh saran ini ide jangan digunakan untuk kompor kalau bom boleh, karena perlu diketahui sifat gas hidrogen itu tidak terbakar kayak LPG tetapi dia akan meledak walau dilepas diudara luar tanpa dibungkus pun kalau ada sumber api, sifat ledakanya menggelegar seperti halilintar dan daya rusaknya luar biasa, boleh dicoba menggunakan air suling dicampur soda kue kasih tegangan 12volt 5A 15 detik kemudian akan keluar gasnya dan salurkan gas itu ke air sabun lalu gelembung hasil dari proses kimia itu kita sulut api maka akan timbul ledakan yang hebat HATI-HATI!!!

ucup - Juli 1, 2014

Sedikit melenceng dari topik awal, saya ingin mengajukan ide. bagaimana jika Hidrogen yang dihasilkan tidak dibakar tetapi dilewatkan ke fuel cell hydrogen untuk mendapatkan energi listrik yang diperlukan.
semisal dengan dibantu system solar kita menghasilkan gas hydrogen yang akan disimpan dalam suatu wadah. Kemudian hydrongen yang tersimpan diumpakan ke hydrogen fuel cell untuk menghasilkan energi listrik.
adakah dari teman2 yang sudah pernah melakukan uji coba dengan hydrogen fuel cell?

124. satria - Juli 5, 2014

air dirubah menjadi gas hidrogen dan oksigen…………….apabila terpisah maka akan sangat mudah terbakar..berhati-hatilah pada kata “akan” tersebut…..sebagai pembanding..lihat nilai oktan kedua gas tersebut…satu hal lagi ……apabila telah menemukan dan membuat air bisa menjadi pengganti bbm dengan efisiensi mendekati 90%…..berhati-hatilah pada kata “mendekati”……. sebuah pesan singkat agar tidak mencelakai diri dan dicelakai…….amin

125. akbar - Agustus 16, 2014

potensi energi yang dihasilkan dari air memang luar biasa disamping menghasilkan gas bahan bakar Hidrogen dan oksigen ternyata menghasilkan listrik dari hasil proses fusi dingin (sumber: guns.connect.fi/innoplaza/energy/story/Kanarev/coldfusion/)

126. Femris - September 3, 2014

Usul….. Yuk kita bahas pemanfaatan sumberdaya yang berlimpah, energi matahari. Bisa solar cell… atau solar steam generator

127. arya sena - September 9, 2014

dengan teknologi tesla akan lebih efisien karena daya yg di butuhkan relatif sangat kecil, tapi daya output yg dihasilkan untuk proses elektrolis jauh lebih cepat dan full power , selamat mencoba


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: